four thumbs up buat 6 contestants Asian Idol kemarin! pas lagi nonton shownya gua serasa nonton pertunjukan kebudayaan (gara2 ada Bollywoodnya hahahahah..).
well, ternyata pemenang Asian Idol berasal dari negara terkecil di antara 6 negara yang ikut.
pertanyaannya: kenapa bukan Mike yang menang? padahal kalo dipikir2 kan diselenggarainnya di Indonesia, dan pasti banyak banget orang Indonesia yang kepengen Mike menang di Asian Idol.
menurut gw, jawabannya singkat banget:
One SMS, two choiches. otherwise, ur vote can't be accepted!
secara logis, kalo 1 SMS = 1 vote kemungkinan Mike untuk jadi Asian Idol lebih besar. karena seperti kita tau, Indonesia dengan penduduk banyak suka sekali membuang-buang pulsanya untuk vote dalam reality show (jangankan reality show, ketik REG spasi Nia Ramadhani aja doi2 pada mau kan?).
tapi dengan sistem 1 SMS = 2 votes, penentu kemenangan bukan pilihan pertama, tapi justru pilihan kedua. katakanlah kita semua nulis INDO di pilihan pertama, untuk pilihan kedua kita pasti akan pilih kontestan negara lain yang menurut kita bagus. nah, otomatis pilihan kedua itu pada dasarnya dipilih sama semua orang.
itu analisa simple yang tepat untuk menjawab kenapa Mike 'gagal' menjadi winnernya Asian Idol, walaupun gua pasti kesulitan kalo disuruh membuat calculationnya.
well, gua pribadi tidak menyesali bukan Mike yang menjadi Asian Idolnya. Toh the winner yang berasal dari Singapura itu ternyata orang Indonesia (katanya dia orang Bugis). dan lebih lagi (sorry, bukan bermaksud menyinggung), dia seorang muslim. enak kan kalo punya Idola seorang muslim? =]
okay, you did ur best, Mike! apapun yang udah terjadi, Mike tetep idola terpilih Indonesia. dan gua sih ngga nyesel Indodol diwakili oleh Mike.
regards,
pantad.
PS 1 : kalo SMS gua tulisannya INDO INDO nyampe ngga yah? hihihihih..
PS 2 : buat supporternya Mike yang diwawancarain: sumpah lo kampungan abis ditanyain sama Jien jawab "Absolutely"-nya pake cengkok gaul!!!! najis! itu ditonton sama 6 negara di Asia tauk! najis, gila banget, gua malu! lain kali biasa aja ya, mbak!